skripsi segala jurusan
anda butuh skripsi? di sini tersedia skripsi segala jurusan hingga 5500 judul dari berbagai universitas di Indonesia
atau mau uang 110 juta? temukan caranya di sini sekarang juga
KLIK DI SINI
http://www.pedagangskripsi.blogspot.com Ads premium
-





Menerjemahkan Kata Atau, Dan, Bukan Pada Teori Peluang

Di dalam materi teori peluang kita sering menjumpai kata atau, dan , bukan. Kata-kata ini dapat kita terjemahkan ke dalam bahasa matematik sehingga soal yang mengandung salah satu kata tersebut dapat diselesaikan.

ATAU

Atau berarti gabungan, dengan rumus:
Bila A dan B saling lepas maka:

DAN

Dan berarti irisan dengan rumus:
  bila A dan B saling bebas
 bila A dan B tidak saling bebas
Namun perlu diingat tidak selamanya soal yang mengandung kata dan diselesaikan dengan rumus di atas.
Perhatikan soal berikut ini:
Sebuah dadu dilambungkan sekali. Tentukan peluang munculnya mata dadu prima dan genap!

BUKAN

Bukan berarti komplemen dengan rumus:


Media Pembelajaran Matematika

Pengumuman Hasil Ujian Nasional Paket A, B, dan C

Walaupun semula Pengumuman Hasil Ujian Nasional Paket A, B, dan C tanpa ada kejelasan, alhamdulillah pada akhirnya jadi juga Hasil Ujian Nasional Paket A, B, dan C diumumkan. Disinyalir bahwa keterlambatan pengumuman ini dikarenakan adanya perubahan sistem. Jika tahun lalu persyaratan mengikuti ujian hanya menggunakan data diri siswa, maka tahun ini harus ada nilai lima semester terakhir.
Saat ini masih dalam transisi menuju sistem baru. Terlebih lagi, saat ini UNPP di tingkat provinsi di kelola oleh Pendidikan Formal dan bukan lagi di tangan Pendidikan Non Formal.

Teknis pengumuman di tingkat kota dilakukan secara manual dengan cara ditempel di kantor-kantor Dikpora dan UPTD di kecamatan. Bagi siswa yang dinyatakan lulus akan memperoleh Surat Keterangan Lulus (SKL), yang akan diserahkan ke sekolah yang ditempati saat ini.

Sementara itu bagi siswa yang dinyatakan tidak lulus diharapkan segera mendaftar pada UNPP A dan B tahap II.


Sekitar 6.277 dari 8.701 peserta ujian nasional program paket A, B, C dan paket C kejuruan periode pertama tahun 2011 di Sumatera Utara dinyatakan lulus.

"Ujian Nasional (UN) program paket ini sendiri telah dilaksanakan 5-15 Juli 2011 dan semuanya berjalan dengan lancar," kata Kabid Pendidikan Non Formal Indonesia (PNFI) dan Pendidikan Anak Usia Dini (Paud) Dinas Pendidikan Sumatera Utara Bambang Siswanto di Medan, Kamis (29/9/2011).

Secara rinci ia menyebutkan, hasil UN program paket C pendidikan formal untuk program IPA diikuti sebanyak 89 orang, dimana peserta yang lulus 69 orang (77,63 persen). Program IPS dari 4.111 orang peserta yang lulus 3.248 orang (83,39 persen).

Paket C kejuruan dari lima orang peserta yang lulus hanya dua orang (40 persen), sedangkan paket B/wustha dari 3.815 orang peserta yang lulus berjumlah 2.542 orang (66,63 persen) dan paket A dari 681 orang peserta yang lulus mencapai 416 orang peserta.

Pelaksanaan UN periode pertama untuk paket C dilaksanakan 5-8 Juli 2011 di 17 kabupaten/kota dan paket C kejuruan dilakukan di Kota Binjai. Sementara untuk paket A dilaksanakan di 11 kabupaten/kota dan paket B dilaksanakan di 23 kabupaten/kota yang berlangsung 12-15 Juli 2011.

Ia mengatakan, bagi peserta UN program paket A, B dan C maupun paket C kejuruan periode pertama tahun 2011 yang tidak lulus dapat kembali mengikuti UN periode kedua tahun 2011.

Ujian periode kedua untuk paket C dan paket C kejuruan dilaksanakan pada 11-14 Oktober 2011 dan program paket A dan B dilaksanakan pada 18-20 Oktober 2011.

Menurut dia, calon peserta yang akan mengikuti UN paket A, paket B, paket C maupun paket C kejuruan dapat mendaftarkan diri di pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM) di Dinas Pendidikan kabupaten/kota masing-masing.

"Seluruh UN baik paket A, paket B, paket C maupun paket C kejuruan tidak akan dipungut biaya ujian dan cukup membawa surat keterangan dari kepala sekolah yang bersangkutan bagi yang gagal UN pendidikan formal dan bukti diri pengikuti ujian pendidikan paket di PKBM bersangkutan," katanya.

Kepada seluruh peserta yang akan mengikuti UN paket A, paket B, paket C dan paket C kejuruan diminta untuk segera mendaftarkan diri sebagai peserta paket di kabupaten/kota masing-masing sebelum batas waktu pendaftaran berakhir.

Kota Mekah Diguyur Hujan Es

Hujan es telah mengguyur Kota Mekah pada Sabtu, (1/10/2011) atau sesaat sebelum magrib waktu Makkah, Arab Saudi. Hal ini dikatakan oleh Korwil PDIP Saudi di Jeddah, Syarif, kepada Tribunnews.com, Senin (3/10/2011).

"Hujan bercampur es tersebut tidak mengguyur seluruh Mekah. Akan tetapi, hanya di daerah Jabal Nur dan sekitarnya yang memang daerah pegunungan," ujarnya.

Kejadian tersebut berlangsung cukup lama, sekitar 30 menit. Syarif menjelaskan, hujan es yang terjadi sebenarnya bukanlah kejadian yang istimewa. Kejadian ini pernah terjadi sebelumnya, dua tahun berturut-turut.

"Tidak ada dampak yang serius bagi masyarakat. Mengingat, itu sudah pola alam. Lagipula masyarakat Arab sudah terbiasa dengan perbedaan temperatur ekstrim, terutama di malam hari. Suhu malam bisa mencapai 10 derajat celcius, di saat siang di atas 40 derajat celcius," Syarif menjelaskan.

Satu Lagi Aplikasi Untuk Menggambar Grafik, Graphmatica

Ternyata banyak juga pengembang software atau aplikasi komputer yang berkaitan dengan Matematika. Aplikasi untuk menggambar grafik di antaranya adalah Winplot, Geogebra, Microsoft Word, dan Graphmatica. Kali ini akan saya berikan aplikasi Graphmatica. Langsung saja diunduh dan ini panduannya

Snmptn 2012

Sama halnya dengan Ujian Nasional, Snmptn pun sering jadi bahan polemik/kritik. Snmptn atau Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri merupakan pentas akbar untuk menyeleksi calon mahasiswa baru Perguruan Tinggi Negeri (PTN)yang mempunyai kemampuan akademik. Pelaksanaan Snmptn atau Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri 2011 termasuk sukses. Dari 540.953 jumlah peserta SNMPTN jalur ujian tertulis/keterampilan, peserta yang lolos seleksi sebanyak 118.233 orang.

Jumlah tersebut terdiri dari kelompok IPA sebanyak 56.856 orang dan kelompok ujian IPS sebanyak 61.377 orang.

Untuk itu, terdapat sedikitnya 808 bangku kosong dalam SNMPTN 2011 jalur ujian tertulis. Ketua Panitia SNMPTN 2011 Herry Suhardiyanto menjelaskan, adanya 808 kursi kosong tersebut karena peserta tidak mampu mencapai batas nilai terendah yang ditetapkan di setiap program studi di setiap PTN. Disamping itu , jumlah peserta seleksi jalur undangan yang dinyatakan lolos dan diterima di PTN seluruh Indonesia sebanyak 46.706 peserta atau 20 persen dari semua pendaftar atau peserta seleksi yang mencapai 232.948 orang.

Nah bagaimana dengan pelaksanaan Snmptn 2012? Apakah akan ada perubahan kebijakan?



Sebagaimana kita ketahui bahwa Snmptn 2011 menggunakan dua jenis jalur : SNMPTN jalur ujian tertulis/keterampilan dan seleksi jalur undangan. Sampai artikel ini dimuat belum ada indikasi dari Pemerintah bahwa akan ada perubahan kebijakan.

Beberapa hal yang dimungkinkan berubah adalah dalam hal kebijakan internal universitas negeri yang menjadi peserta Snmptn diantaranya tentang perubahan daya tampung PTN. Pada Snmptn tahun 2011 dengan calon peserta SNMPTN mencapai 233.000, pemerintah menyediakan sedikitnya 108.535 kursi untuk peserta jalur undangan dan jalur ujian tertulis. Jumlah itu naik dibandingkan dengan tahun lalu yang menyediakan 105.000 kursi untuk seluruh peserta SNMPTN. Kenaikan tersebut disebabkan adanya penambahan pada fakultas dan perguruan tinggi negeri (PTN) di seluruh Indonesia.

Saat ini peserta yang lolos SNMPTN dapat memilih fakutas yang diminati dari 60 PTN di seluruh Indonesia. Peserta jalur ujian tertulis akan dikelompokkan menjadi tiga kelompok, IPA, IPS, dan IPC (campuran IPA dan IPS). Dengan biaya ujian tertulis sebesar Rp150.000 untuk kelompok IPA dan IPS serta Rp 175.000 untuk kelompok IPC, setiap peserta dapat mengikuti kelompok ujian tanpa harus sesuai dengan jurusan di sekolah terdahulu.

Untuk tahun 2012 kemungkinan besar daya tampung jalur ujian tertulis/keterampilan dan seleksi jalur undangan akan bertambah. Seperti yang dinyatakan resmi oleh Universitas Sebelas Maret (UNS) bahwa untuk tahun Snmptn 2012 rencananya UNS akan membuka penerimaan mahasiswa program studi baru. Prodi tersebut adalah Prodi Farmasi (FMIPA), Prodi Hubungan Internasional (FISIP), dan Prodi Pendidikan Sistem Informasi (FKIP). Universitas NEgeri Yogyakarta (UNY) juga juga membuka Fakultas Ekonomi (FE) UNY yang diresmikan oleh Rektor UNY, Prof Dr Rochmat Wahab MPd MA, di halaman FE kampus Karangmalang, Yogyakarta, maka jumlah fakultas di UNY saat ini bertambah menjadi 7 fakultas.

Rektor UNY mengatakan, FE memiliki dua tugas utama, yaitu pertama bahwa FE bertanggungjawab mengawal pendidikan ekonomi yang secara historis dan merupakan bagian dari rumpun keilmuan sosial dalam konteks ilmu kependidikan. Ke depan diharapkan terus ada koordinasi dengan ilmu-ilmu sosial untuk memajukan Ilmu Pengetahuan Sosial baik dalam jenjang pendidikan pra sekolah, pendidikan dasar, maupun menengah.

Evaluasi Hasil Snmptn 2012

Panitia Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) mengungkapkan fakta menarik seputar hasil ujian tertulis SNMPTN 2011. Sebanyak 154.954 peserta SNMPTN atau 28 persen dari total peserta tidak lolos seleksi meski memperoleh nilai di atas rata-rata nasional. Ketua Panitia SNMPTN 2011, Herry Suhardiyanto mengatakan, hal itu terjadi karena para peserta cenderung hanya memilih satu program studi yang dinilai favorit dengan tingkat persaingan yang sangat tinggi.

UN 2012

Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tahun 2011 secara umum bisa dikatakan berhasil dengan baik (sukses). Salah satu bukti keberhasilan UN 2011 adalah persentase kelulusan pada satuan pendidikan SMA/MA/SMK tahun ini mengalami kenaikan lebih dari sembilan persen. Berdasarkan data Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas), 1.461.941 peserta ujian nasional (UN) SMA/sederajat tahun ajaran 2010/2011, 1.450.498 atau sama dengan 99.22 persen siswa lulus, sementara 11.443 atau sama dengan 0.78 persen siswa lainnya tidak lulus.

Tahun lalu, dari 1.522.195 peserta UN, sebanyak 1.368.938 atau sama dengan 89.93 persen siswa lulus, dan 153.257 atau sama dengan 10.07 persen lainnya tidak lulus. Berikut kami berikan ringkasan 10 daerah dengan rata-rata nilai akhir, nilai UN dan nilai sekolah terbaik.

Data Kemdiknas memaparkan, 10 daerah dengan persentase nilai akhir terbaik tahun ini adalah Bali (8.40), Sumatera Utara (8.17), Bengkulu (8.08), Jawa Barat (8.08), Jawa Timur (8.05), Sumatera Selatan (7.96), Sulawesi Utara (7.94), Lampung (7.91), Riau (7.90), Jawa Tengah (7.89), Sulawesi Selatan (7.84).

Sementara itu, 10 daerah dengan rata-rata nilai UN terbaik adalah Bali (8.31), Bengkulu (8.07), Sumatera Utara (8.05), Jawa Barat (8.03), Jawa Timur (7.86), Sumatera Selatan (7.80), Sulawesi Utara (7.66), Lampung (7.67), Riau (7.91), Jawa Tengah (7.70), Maluku (7.69). Sedangkan 10 daerah dengan rata-rata nilai sekolah terbaik adalah Bali (8.51), Bengkulu (8.35), DI Yogyakarta ( 8.35), Sulawesi Utara ( 8.340, Jawa Timur (8.32), Lampung (8.25), Sumatera Selatan (8.25), Sumatera Selatan (8.19), Jawa Tengah (8.16), Sumut (8.16), Jawa Barat (8.13).


Itulah gambaran umum Ujian Nasional 2011, nah bagaimana tentang rencana pelaksanaan Ujian Nasional 2012? Apakah ada perubahan-perubahan kebijakan seperti diperdebatkan banyak pihak atau bagaimana?

Meski menjadi polemik banyak pihak, ternyata kebijakan mengenai ujian nasional (UN) tahun 2012 tidak akan berubah. Kepala Balitbang Kemdiknas, Khairil Anwar menyatakan, kebijakan UN tidak akan berubah dan belum ada arahan dari Mendiknas untuk melakukan perubahan kebijakan UN.

"Kebijakan UN sebagai penentu kelulusan tidak akan berubah dengan porsi 60:40, namun secara teknis akan terus disempurnakan dan juga akan kita kaji mengenai tingkat kesulitan soal, distribusi dan pengamanannya," kata Khairil, di Jakarta, Jumat (23/9/2011).

Tetapi, guna menjamin kualitas UN agar mengalami peningkatan kualitas setiap tahunnya, Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Nasional (Balitbang Kemdiknas) bekerjasama dengan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) menggelar lokakarya nasional dengan tema "Manajemen Penyelenggaraan Ujian Nasional 2012: Peningkatan Kualitas, Akseptabilitas, dan Kredibilitas Ujian Nasional.

Lokakarya nasional ini digelar di Bogor selama tiga hari, 23-25 September 2011, dan dihadiri oleh seluruh pihak terkait, seperti seluruh Kepala Dinas Pendidikan se-Indonesia, perwakilan guru, komite sekolah, dewan pendidikan dan lain sebagainya.

Lokakarya ini merupakan forum diskusi perumusan untuk UN yang lebih baik. Karena UN ini sendiri mendapat dukungan beragam pihak.

Dalam lokakarya ini, secara khusus akan dibicarakan mengenai evaluasi UN sebelumnya, memperbaiki organisasi, manajemen, dan mekanisme penyelenggaraan UN tahun 2012.

Kami berharap pelaksanaan UN 2012 akan lebih baik lagi. Kami sepakat dengan pernyataan sementara pengamat pendidikan agar pelaksanaan UN 2012 tetap dijadikan alat pemetaan mutu dan evaluasi hasil belajar siswa. Apabila masih ikut menentukan kelulusan siswa, sebaiknya bobot UN diperkecil menjadi maksimal 20 persen. Sisanya ditentukan evaluasi belajar oleh dewan guru sekolah masing-masing, terutama yang terakreditasi.

Tentu saja penilaiannya secara komprehensif, multi-ranah, dan multi-cerdas. Ini agar kompetensi belajar siswa dan kelulusannya tidak hanya ditentukan dari nilai UN saja.

Jika bobot UN masih di atas 50 persen, kita mengkhawatirkan hasil UN 2012 bahkan tidak bisa digunakan sebagai peta mutu untuk menilai kualitas pendidikan nasional. Hal itu karena pelaksanaan UN dinilainya penuh kecurangan sistemik. Karena proses pembelajaran dengan model tersebut mengabaikan karakter siswa.