skripsi segala jurusan
anda butuh skripsi? di sini tersedia skripsi segala jurusan hingga 5500 judul dari berbagai universitas di Indonesia
atau mau uang 110 juta? temukan caranya di sini sekarang juga
KLIK DI SINI
http://www.pedagangskripsi.blogspot.com Ads premium
-





Thing Thing 4

Thingthing4

E-learning Soal Latihan Bahasa Indonesia UASBN 2011 packet 11

klik link dibawah untuk mendownload
as well as predictions about the next exercise is a matter of Indonesian language, main problem of this prediction are

DOWNLOAD PREDIKSI SOAL BAHASA INDONESIA UASBN- UAN SD 2011

- the purpose of rhyme, and complete the rhyme
- complete biography
- complete EYD
- sentence question, command
- prepositions
- use capital letters
- the opening sentence, in a

Senin Jadwal UN SMP dan MTs

Sebanyak 33.291 pelajar SMP/Tsanawiyah di Jakarta Selatan mulai Senin (25/4) akan mengikuti Ujian Nasional (UN) tahun ajaran 2010/2011. Mencegah kebocoran soal, pendistribusian naskah ujian akan dikawal ketat aparat kepolisian ke sekolah masing-masing.

Kasudin Pendidikan Dasar (Dikdas) Jaksel Mochammad Arief didampingi Kepala Seksi SMP Murhanuddin menjelaskan, selain akan mengerahkan polisi, selama berlangsungnya UN hingga Kamis (28/4), pihaknya akan melakukan sweeping terhadap seluruh peserta UN.

“Sebelum masuk ruang ujian, siswa akan disweeping khususnya dari penggunaan telepon seluler. Sebaliknya siswa hanya diizinkan membawa alat tulis dan kartu ujian,” kata Moch. Arief.

Ditambahkannya, 33.291 peserta UN berasal dari 66 SMP negeri, 136 SMP swasta, 6 SMP terbuka dan 2 Madrasah Tsanawiyah.

Tahun ini kelulusan UN SMP di Jaksel diharapkan dapat mencapai 100 persen. Adapun tahun lalu UN utama berkisar 99 persen.

Kasi SMP Sudin Dikdas Jaksel, Murhanuddin, menambahkan pertamakalinya mulai tahun ini kelulusan siswa tidak 100 persen tergantung dari UN, tapi merupakan gabungan 60 persen UN dan 40 persen Ujian Sekolah.

“Kelulusan siswa kini tidak mutlak dari hasil UN, tapi juga tergantung hasil raport siswa. Artinya tak ada lagi kesan ada siswa yang tak lulus karena nilai UN rendah,” kata Murhanuddin.

Itu sebabnya dalam kurun waktu 3 tahun, kedislipinan dan hasil ujian sekolah tetap menjadi pertimbangan khusus. Selain dari hasil UN itu sendiri.

Berkaitan meningkatkan kelulusan siswa, para guru dan kepala sekolah SMP se-Jaksel sejak beberapa bulan lalu sudah gencar mengadakan serangkaian try out (uji coba).

Perihal Distribusi Soal UN SMP 2011

Ujian Nasional tingkat SMP/MTs dijadwalkan mulai hari SEnin tanggal 25 April 2011. Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Taufik Yudi Mulyanto, mengatakan distribusi soal ujian nasional tingkat Sekolah Menengah Pertama akan dimulai Minggu (24/4). Sejak pukul 05.00 WIB, naskah soal sudah akan dikirim ke subrayon di wilayah DKI Jakarta. Khusus untuk wilayah Kepulauan Seribu, naskah soal akan dikirim satu jam lebih awal. "Pada dasarnya prosesnya sama dengan distribusi UN SMA," kata Taufik saat dihubungi Jumat (22/4).

Dia berharap pelaksanaan ujian nasional tingkat SMP akan berlangsung dengan baik. Kendala seperti yang muncul pada pelaksanaan ujian nasional tingkat SMA diharapkan dapat dikurangi. Taufik mengatakan dia mendapat laporan beredarnya kunci jawaban palsu melalui pesan pendek telepon seluler siswa pada hari pertama ujian nasional tingkat SMA.

"Pelakunya bisa jadi siapa saja, tapi para siswa banyak yang mengabaikan. Sehingga pada hari selanjutnya, pesan pendek ini mulai berhenti," kata dia.

Kendala lain, kata dia, adalah adanya kesalahan data pada hari pertama pelaksanaan ujian nasional tingkat SMA. "Terjadi kesalahan pendataan di tingkat rayon," kata Taufik.

Menurut dia, pada data awal hari pertama tercatat 5.184 peserta tak hadir, padahal cuma 236 peserta yang tak hadir. Dia mengatakan beberapa rayon mengalami shock culture, sehingga terjadi kesalahan pada data jumlah kehadiran peserta di hari pertama.

Variasi Teknik Nyontek UN Diantisipasi Jumlah Paket Soal UN 2011

Setiap tahun, tingkat kecurangan siswa saat menghadapi Ujian Nasional (UN) dinilai semakin mengkhawatirkan. Dulu, menyontek bukannya tak ada saat UN atau ujian di sekolah, tapi kasusnya dinilai masih rendah.

“Harus diakui, dulu memang menyontek ada. Tapi tidak parah. Tiap tahun makin ke sini, ternyata makin mengkhawatirkan. Cara siswa menyontek pun jadi lebih variatif,” kata Salmon Batuallo, kepala Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional Wilayah Kalimantan, Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata (Kemenbudpar), di Balikpapan, Kamis (14/4). Kehadirannya di Kota Minyak hari itu untuk menggelar dialog budaya dengan tajuk Peran Kebudayaan dalam Membangun Karakter Bangsa di Kaltim.


Pandanganannya itu pun disampaikan untuk mengingatkan lagi, agar pada pelaksanaan UN yang jatuh pada 18 April untuk SMA sederajat, para siswa bisa lebih berlaku adil.

UN tingkat SMA dan sederajat yang digelar Senin pekan depan itu akan diikuti 2.442.599 siswa dari 25.656 sekolah di Indonesia. Pengumuman kelulusan pada 16 Mei 2011.

Tahun ini, porsi penilaian akan mengikutkan nilai ujian sekolah. Rinciannya, nilai UN 60 persen, nilai sekolah 40 persen.

Salmon menjelaskan, saat ini karakter bangsa memang sudah terkikis. Buktinya, kata dia, banyak tindakan-tindakan –khususnya dilakukan generasi muda- yang tak menggambarkan karakteristik bangsa Indonesia. Padahal, zaman dulu, karakter yang dibangun oleh pendahulu memiliki nilai kemurnian, ketulusan hati, dan niat suci. “Tindakan menyontek saat ujian itu sudah tak sesuai dengan karakter kita. Tak hanya itu, zaman sekarang karakter Indonesia yang dulu mulai hilang. Terjadi seks bebas, pelajar menggunakan narkoba, menyontek, hingga tawuran,” terangnya.

Menurutnya, pelajar yang menyontek menunjukkan bahwa ingin cari mudah, tak inovatif, dan tak punya usaha positif. Karena itu, di sini dibutuhkan guru-guru yang punya karakter mendidik, untuk menanamkan karakteristik bangsa yang punya nilai luhur. “Sudah dikenal, karakter bangsa kita ini adalah kebersamaan, gotong royong, saling menghargai, dan sopan santun,” tuturnya.

Kecurangan saat ujian, tambah dia, tak serta merta langsung menyalahkan siswa. Kondisi ini, tentu juga dipicu faktor eksternal. Misalnya, tentang kecurangan yang dilakukan orang dewasa, seperti adanya pemimpin yang korup. “Siswa akhirnya mulai dengan cara mereka sendiri, karena ada tindakan negatif yang ditiru,” tuturnya.

Faktor yang juga ikut memengaruhi, yakni kurikulum yang memberikan ketentuan bahwa siswa harus mencapai target nilai sekian untuk lulus. Akhirnya, ada yang melakukan langkah curang untuk mencapai itu. Padahal, jelas dia, sebenarnya target-target seperti itu bertujuan positif, yakni memotivasi siswa untuk terus belajar.

Kemajuan teknologi juga ambil peranan. Karena, teknologi sebenarnya menyajikan dua sisi yang berlawanan; negatif dan positif. Sayangnya, bagi pelajar dan generasi muda, hal negatif dari teklonologi dan kemajuan informasi justru lebih menonjol.

Di tempat sama, saat memberi paparan, Sutaji, staf pengajar pascasarjan Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda mengatakan, sejarah Indonesia sebenarnya sudah berisi penjelasan peristiwa yang isinya pesan-pesan moral untuk masa depan bangsa.

Pesan-pesan masa lalu yang mampu mendidik generasi akan datang untuk lebih memiliki karakteristik sebagai bangsa yang besar. “Kita ini bangsa yang berkarakter. Pengaruh buruk, umumnya datang secara natural, bisa juga karena faktor eksternal. Itu tentu bisa diubah,” katanya.

Lima Paket Soal Bikin Susah Nyontek

Para siswa yang akan menghadapi Ujian Nasional (UN) pada April mendatang mengeluhkan aturan tentang lima paket soal UN tahun ini. Lima paket soal merupakan aturan baru tentang lima paket soal pada satu mata pelajaran yang sama yang akan dibagi secara acak berdasarkan nomor kursi atau nomor peserta UN.

"Lima paket soal itu misalnya A, B, C, D, dan E, dibagi secara acak berdasarkan nomor kursi atau nomor ujian", kata Leonardus Aryo, siswa SMAN 24 kepada Kompas.com, Senin (28/3/2011).

Para siswa mengatakan, lima paket soal tersebut sangat memberatkan mereka. Buat mereka, hal itu merupakan kendala yang paling terasa dalam menghadapi UN nanti.

"Dengan banyaknya paket soal itu kami jadi semakin berat," kata Aryo.

Dalam kesempatan terpisah, Haikal, siswa SMAN 29 Jakarta, juga mengungkapkan hal serupa. Anehnya, menurut Haikal, lima paket soal akan menyulitkan para siswa, khususnya bagi yang suka mencontek.

Sementara itu, Sugiyatno, Staf Kurikulum SMAN 29 mengatakan, seandainya para siswa benar-benar siap menghadapi UN, berapapun banyaknya paket soal itu seharusnya tak dijadikan kendala.

"Itu bukan kendala, dengan catatan mereka siap menghadapi UN," kata Sugiyatno.

Apa Sanksi Nyontek UN 2011?

Muhammad Nuh Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) mengatakan peserta Ujian Nasional (UN) yang terbukti menyontek dalam mengerjakan soal UN, nilainya akan dihapus.

Mendiknas pada JOSE ASMANU reporter Suara Surabaya di Jakarta, Jumat (22/04) mengatakan, tema besar Ujian Nasional tahun ajaran 2010/2011 adalah kejujuran. Semua perbuatan yang mengotori dan tidak mencerminkan tema besar ini, seperti membocorkan soal-soal UN dan menyontek harus dizerokan.

Diantara penyimpangan pada palaksanaan UN tingkat SMA, MA, dan SMK yang berakhir kemarin, masih ada sejumlah siswa yang menyontek. Menyontek pekerjaan teman, membawa kerpek-an dan kerpek-an melalui HP. Sedang kebocoran soal-soal UN hanya sebatas isu dengan kata lain tidak ditemukan.

Kata Mendiknas, peserta UN yang terbukti menyontek, akan dilaporkan dalam berita acara. Kalau pelanggarannya tergolong berat, nilai UN dari mata pelajaran hasil nyontek itu akan di-delete atau dihapus.

Peraturan ini juga berlaku bagi peserta Ujian Nasional SMP, MTS dan sederajat yang akan dimulai hari Senin, 25 April, dan tingkat SD pada Mei mendatang.

Bagaimana Penerapan Sanksi Sudah ok?

Di Kabupaten Tegal ditemukan adanya pesan singkat (SMS) berisikan jawaban soal Ujian Nasional (UN). Sehingga mengakibatkan peserta UN resah.

Arif Rahman (45) warga Jalan Rambutan, Desa Procot Rt 4/1, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal mendapati adanya dua siswa SMK Negeri 2 Kabupaten Tegal sedang mencatat jawaban dari ponselnya.

"Saya melaporkan aksi dua siswa yang mencurigakan tersebut ke pihak sekolah," jelasnya di Kabupaten Tegal, Senin (18/4/2011).

Dari informasi yang diterima siswa tersebut, Arif menjelaskan, siswa mengaku mendapat SMS jawaban soal Bahasa Indonesia paket empat atau paket D dari rekannya asal SMK Darussalam Kali Bakung Slawi.

Kedua siswa tersebut lantas mendapat peringatan dari pihak sekolah agar tidak mempercayai adanya SMS jawaban soal UN. "Siswa mendapat peringatan," jelas Arif yang mengetahui siswa yang ditegur sekolah.

Adanya temuan kecurangan jawaban soal melalui SMS, menurut Ketua Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tegal Wakhidin, pihak dewan akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan.

10 Most Popular Music Videos On Youtube

Music video on Youtube is generally a short film or video that accompany the music, generally a song. Modern music video serves as a marketing tool to promote an album recording. The term "music video" became popular in the 1980s with the MTV. Previously, such a video called "promotional clips" or "promotional film". Well maybe you want to know about Which Music Videos most viewed on YouTube, Here's 10 Most Popular Music Videos on Youtube.

1. Justin Bieber, video clip "Baby " Feat. Ludacrys viewed by: 523,270,294.

2. Lady Gaga Video clip "Bad Romance " viewed by: 370,408,977.

3. Shakira, Video Clips "Waka waka (This Time For Africa)" Viewed by: 333,110,305 people

4. Eminem - Love The Way You Lie ft. Rihanna seen by 323,542,725 people

5. Justin Bieber - One Time viewed by: 236,014,545 people

6. Eminem - Not Afraid viewed by: 227,237,251 people

7. Miley Cyrus - Party In The USA views: 210,788,025 people

8. Justin Bieber - Never Say Never feat. Jaden Smith 193,883,888 people

9. Katy Perry - Firework viewed by: 167,239,102 people

10. Rihanna - What's My Name? ft. Drake viewed by: 159,966,164 people